Wednesday, December 15, 2010

Kini tak ada lagi




kini tak ada lagi hari
dimana senyuman itu terbagi
canda tawa dari bibir indahmu
dan rona indah wajah cantikmu

dan kini tak ada lagi
wangi aroma tubuhmu
ketika engkau duduk di sampingku
bersama cubitan nakal manjamu

aku berdiri terpaku
kini hampa hadir menemaniku
bersama kenangan yang selalu terngiang di ingatan
ketika lambaian tangan salam perpisahan

Selamat tinggal gadisku
terima kasih telah hadir bersama indahmu
terima kasih pernah mengisi relung kalbuku
dan sejenak memberi keajaiban di hidupku

aku akan bertahan
bila kelak rindu datang menghujam
karena mungkin bukan dirimu
yang akan selalu menemani hariku

karena ku tahu
cinta itu kadang datang dan pergi
seperti bulan yang tergantikan oleh mentari
seperti itulah cintaku nanti

Oleh: Rico widiarno

Note: ku persembahkan untuk sahabatku Dodi Arrachman (tetap semangat broo)

Tuesday, December 14, 2010

Bidadari - Bidadari Plastik



dengan gincu tipis
dan bedak tebal engkau menabur senyummu
dengan murah meriah

siapa lagi yang akan engkau bohongi
dengan cinta-cinta palsumu
dengan senyuman - senyuman jahanam
yang seakan menjerat leher para pemujamu

apakah tak ada lagi harga cinta
hingga kau buang sia-sia
apa tak ada lagi hati
seakan semuanya hanya sebatas materi

sampai kapan engkau begini
apakah sampai engkau dapat apa yang engkau ingini
atau sampai dunia ada di tanganmu
dan langit ada di genggamanmu

siapa lagi yang akan engkau jerat ?
untuk mendapatkan apa yang engkau mau
mungkin.. wajahmu bak malaikat
tapi hatimu adalah setan laknat

Oleh: Rico widiarno

Wednesday, December 8, 2010

Shadow of beauty


wahai kabut yang hadir bersama pagi
enggankah engkau hilang bersama datangnya mentari
biarlah cerah menyambut datangnya hari
dan hadirnya membuka pintu hati

aku berlari ditengah padang ilalang
lalu kusibakan tangan ini di rerumputan
hingga dinginnya embun membahasi tangan
bersama sejuknya dingin merasuk ke badan

aku masih sendiri...
entah apa yang ku tunggu..
apakah sebuah jawaban yang akan mengubah hidupku
apa yang kunanti...apakah sebuah janji yang belum tertepati

lalu samar-samar kulihat..sebuah bayang-bayang anggun memikat
apakah itu seorang bidadari..yang datang bersama embun pagi
atau hanya sebuah bayang-bayang semu
yang akan menghilang bila ku terbangun dari angan

tapi aku masih sendiri..di tengah padang ilalang sunyi
haruskah aku menanti bayang-bayang itu menghampiri
atau haruskah aku berlari mendekati
sedang aku masih disini terpaku sepi
bersama seribu keraguan yang hinggap di benakku

wahai bayang-bayang itu
janganlah cepat berlalu
karena keraguan ini menjeratku
sedang aku di sini ... masih ingin menikmati indahmu


Oleh: Rico widiarno